Percaya dan setia adalah salah satu dari bentuk karakter yang baik. Karakter yang perlu ada dan dikembangkan secara terus-menerus seperti pelajaran yang dilatih seumur hidup kita. Secara umum tidak mudah untuk memberikan kepercayaan kepada orang lain.

Untuk percaya seringkali butuh jaminan, “Apa buktinya dapat dipercaya?” Katakanlah anda hendak pinjam uang di bank, maka bank akan akan minta jaminan dari anda, dan itu saja terkadang belum cukup masih di analisa ini dan itu, sehingga bank percaya kepada anda bahwa anda bisa membayar tagihan yang kelak diberikan.

Tetapi beberapa kasus, seseorang dengan predikat baik yang tidak butuh uang malah mendapat banyak tawaran pinjaman uang karena bisa dipercaya. Kepercayaan sangat penting dalam sebuah hubungan. Anda tidak bisa membangun apapun tanpa adanya kepercayaan. Kepercayaan membuat anda bisa diandalkan.

Tetapi tahukah anda bahwa yang namanya kepercayaan adalah akibat? Kalau percaya adalah akibat pasti ada sebabnya. Anda benar, sikap percaya adalah buah dari sikap setia. Hanya orang yang setia yang akan memperoleh kepercayaan. Anda bisa renungkan ini, dan pikirkan lagi dalam benak anda.

Kenapa tidak ada kepercayaan dalam hidup seseorang? Setidaknya ada 6 aspek yang membuat tingkat rasa percaya kepada seseorang rendah atau bahkan tidak ada sama sekali.

1. Terlalu sering bercanda atau sering menanggapi sesuatu dengan tidak serius. Bercanda itu perlu, tetapi tempatkan pada porsi yang tepat, bukan di segala suasana. Pandailah menempatkan diri dan cermat dalam memberikan respon.

2. Janji-jani yang tidak ditepati. Sangat penting untuk menepati semua ucapan yang anda janjikan, karena kepercayaan akan dibangun dari perkataan anda. Semakin anda banyak janji tetapi tidak bisa menepati, maka orang lain sangat yakin anda tidak dapat dipercaya.

3. Tidak konsisten. Konsisten itu penting dalam membangun keprcayaan dan dapat dilihat oleh orang lain. Apakah kita mengerjakan seseuatu secara disiplin atau tidak, keputusan yang dibuat berubah-ubah atau tidak, janji-janji ditepati sesuai kesepakatan atau tidak.

4. Tidak tegas dan mudah ragu-ragu. Bahkan bisa jadi orang seperti ini adalah orang yang tidak memiliki prinsip dan tujuan hidup. Jika anda mengikuti orang ini, satu hal yang pasti anda akan tersesat.

5. Memiliki reputasi buruk. Butuh kerja keras dan sabar untuk memulihkan reputasi yang telah rusak di masa lalu. Jelas pada bagian ini cukup rumit memperbaikinya, karena tidak bisa pulih dalam 1 malam saja.

6. Penampilan yang tidak meyakinkan. Bukan hanya cara berdandan dan berbusana, tetapi bisa jadi cara berkomunikasi dengan orang lain. Jika tidak ada tata krama yang baik, kepercayaan pun tidak dapat diberikan.

Lalu, bagaimana cara agar dapat dipercaya? Ada 2 hal yang perlu anda lakukan dan kerjakan agar anda mendapat kepercayaan dari orang lain.

Bangun Karakter Anda

Sikap dapat dipercaya tidak hadir bersamaan saat kita lahir, kita perlu melatihnya, menumbuhkan dan membiasakan. Belajar menjaga rahasia orang, tidak berkata buruk dibelakang orang. Bertanggung jawab untuk hal yang kecil, buat batasan yang jelas untuk diri anda serta batasi pergaulan yang merusak, karena itu akan membawa kebiasaan buruk bagi hidup anda. Hal ini akan sangat mempengaruhi kepercayaan orang terhadap anda. Kembangkan sikap setia, inilah benih yang akan berbuah kepercayaan.
 

Mengakui kelemahan

Lebih baik jujur ketika anda tidak tahu atau tidak mampu. Saat anda melakukan hal ini, anda tidak membuat kesulitan baru dalam diri anda. Orang akan menghargai anda karena anda mengakui keterbatasan anda. Pengertian dari orang lain akan muncul saat anda mengakui ketidakmampuan anda, bahkan tidak jarang pertolongan dan kemudahan datang dari pengakuan seperti ini.

 Sumber : http://www.pendidikankarakter.com/menjadi-pribadi-yang-dapat-dipercaya

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *